dari kecil nyokap gw memaksa gw harus punya diary dan kebiasaan menulis… berawal dari pengalaman pahit diary gw yang kuncinya ditemukan adek gw dan dibaca dengan mengajak tetangga2 gw, maka gw bikin blog aja… biar seluruh dunia tau….
hari rabu 24 januari 2007, an ordinary cloudy wednesday…
gw pulang jam 5 kurang -yang gue kira udah jam 5 lewat sehingga gw berasumsi mesin absen udah sepi antrian- sehingga ketika gue sampe di lobby bawah, sekonyong2 gw kaget melihat antrian orang2 yang mau nyolokin jarinya ke mesin absen…
hampir aja gue pingsan saking kagetnya
akhirnya gue terpaksa ke antrian paling belakang dan mengantri dengan manis tapi tetap maskulin..
lalu gue…>>>skip>>>(detil nggak penting) >>>fast forward >>>naik omprengan >>>skip >>>kok bayarnya cuman 6000 biasanya kan 7000???? >>>fast forward>>> mampir di metmall beli ‘cemilan’ buat dirumah>>> memutuskan untuk naik ojek…
lalu ojek gw melintas di depan sebuah kursus bahasa inggris ternama yang namanya mirip nama cewek, tentu saja gw memperhatikan makhluk2 (yang umumnya gak jelas mau les apa mau ngeceng) yang lalu lalang di tempat kursus tersebut.
lagi asik2nya cuci mata tiba2 dengkul kanan gw kena bagian samping bemper depan taksi…
gak sakit sih, cuman yang gw heran kenapa itu bemper sampe mau lepas dan ngelotok gitu….
tentu saja sang mamang2 supir taksi memberikan pandangan marahnya dan nglakson2 sang mamang ojek gue…
langsung aja gue berikan pandangan mata yang secara tak langsung berkata pada mamang sopir taksi "saya tak bersalah, saya hanya penumpang tukang ojek ini’
tapi sebelum gue melanjutkan pandangan mata gue yang rencananya akan berkata "kalo mau minta ganti rugi sama mamang ojek nya jangan sama gue" , si mamang ojek gue langsung aja melesat meninggalkan taksi tadi…
skip>>>mamang ojek pura2 bilang jalan rusak, tapi tetep gahar bawa ojeknya>>>skip lagi>>> akhirnya gue tiba di rumah dengan selamat, sebenernya gue pengen nyium tanah untuk menyatakan syukur gue nyampe di rumah dengan selamat setelah kejadian tadi, tapi rada tengsin aja….
akhirnya gue berpikir….
kejadian tadi tuh kayanya sering bgt deh…
bokap gw kayaknya tiap tahun mau klaim asuransi mobil pasti yang diklaim baret2 dan penyok2 gara2 para pengendara motor yang tdk bertanggung jawab.
gw yang selama ini naik ojek hampir tiap hari selama sma, jarang2 pas kuliah, dan hampir tiap hari semasa kerja, kayaknya juga sering deh ngalamin ojek2 gw nabrak mobil and then escape themselves a.s.a.p.
secara gw adalah pedestrian jakarta, gw rada bt sama para pengendara motor…
kalo jalanan jakarta ibarat sebuah ekosistem, gw, pejalan kaki ibarat kelinci tak berdosa yang imut dan pendiam ( lebih kearah tampan dan pemalu kalo gue kali yah) yang berkeliaran di atas rumput.
sedangkan pengendara motor bagaikan elang ato serigala yang mempunyai posisi tertinggi, yaitu sebagai predator dalam rantai makanan….
kayaknya belom puas di jalan raya, para predator pedestrian itu naik ke trotoar dan juga jembatan penyebrangan….
masih belom puas menguasai lahan para pedestrian, di musim hujan tanpa rasa bersalah mereka nyipratin genangan air ke celana giorgio armani dan sepatu louis vuitton gue seakan2 itu lucu….
bagi para teman, sahabat, keluarga, kolega di kantor yang merasa pengendara motor, no offense yah…
mungkin kita mempunyai hubungan yang baik di rumah, kampus, tempat les, gereja, kantor, tapi kalo kita di jalanan, lu naik motor dan gue jalan kaki, sori sori deh yah…
gw harus hati2 ama lu
karena gue merasa lu adalah predator yang bisa memangsa gue kapan aja lu mau….
kecuali, mungkin klo lu ajang gue nebeng…
itu lain lagi ceritanya
hehehehehhehe
berikut ini adalah jakarta pedestrian’s survival tips dari gw
==================================
JAKARTA PEDESTRIAN’S SURVIVAL TIPS
==================================
Anda merasa tidak sanggup mengatasi masalah mobilitas anda di jakarta dengan naik angkot, omprengan, yang diantaranya harus dilakukan dengan berjalan kaki?
simak tips berikut:
1. pastikan anda memakai alas kaki yag tepat, di saat yang tepat…
misalnya mau jalan2 ke glodok, mangga dua, sepatu yang tepat buat anda para wanita adalah hak tinggi dengan renda2 lucu dari manolo blahnik. sedangkan untuk para pria adalah sepatu kulit buaya dari bruno magli
2. pastikan barang bawaan anda mendukung perjalan-kakian anda
misalnya kalo takut kepanasan bawa payung, ato topi yang ada kipas angin dengan baterai, bawa tisu ato saputangan buat yang sering keringetan, jangan bawa barang berlebihan seperti bawa baju ganti untuk 3 hari dst dst
3. buat anda yang menyukai atensi, pakailah pakaian yang membuat anda menjadi pusat perhatian selama perjalanan anda, sehingga anda tidak akan merasa bosan selama perjalanan.
misalnya buat anda para wanita yag ngefans dgn duo ratu bisa meniru gaya mulan dengan rok mini, stoking jala, sepatu bot, rambut merah, & kaos robek2. pasti anda tidak akan bosan selama di bis maupun di halte selama menunggu bis.
tidak memakai pakaian sama sekali juga akan membuat anda menjadi pusat perhatian dengan sensasi yang berbeda…
4. kalo udah kecapean, tapi masih harus jalan dan terdesak waktu, anda dapat menciptakan beat lagu di kepala anda yang bernuansa ajep2 sambil berjalan lebih tegak dengan sorot mata tajam dan misterius seperti di catwalk.
lebih bagus lagi kalo anda setel mp3 player dengan pilihan lagu ajep2.
tapi jangan yang tribal, jungle, ato bahkan aliran trance, nanti anda bingung sendiri gimana melangkah sesuai beat. yang sedeng2 aja kayak groovejetnya spiller, tapi tiesto juga bisa (bersarkan pengalaman penulis)
5. hindari berinteraksi dengan pada pengendara motor. ingatlah bahwa ketika udah naik motor mereka adalah predator anda
6. kalo tersesat jangan ragu2 untuk nanya jalan. tapi pilih2 siapa yang mau ditanyain yah
semoga bermanfaat….
=========================================
demikian postingan kali ini….
ada yang mau tambah tips nya? kasih comment aja
silakan berbagi….
========================================
Lord, make me an instrument of Thy peace,
Where there is hatred,
let me sow love;
where there is injury,
Your pardon Lord;
where there is doubt,
Let there be faith;
oh Lord make me an instrument of Thy peace
where there is despair,
let me bring hope;
where there is darkness,
let there be light;
where there is sadness,
let there be joy;
O Divine Master,
grant that I may not so much seek
to be consoled as to console;
to be understood as to understand;
to be loved as to love…
o Lord, make me an instrument of Thy peace,
where there is despair
let me bring hope
Where there is hatred,
let me sow love;
For it is in giving that we receive;
as it is in pardoning
that we are pardoned;
and it is in dying
that we are born
to eternal life,
to eternal life…..
Lord make me an instrument of Thy peace,
an instrument of Thy peace..
-amen-
=========================================
kapan yah gue bisa menjadi seperti yang disebutkan di sini….
sekedar buah pikiran yang gue rasa harus segera dibagikan kepada anda semua para pembaca blog rere yang budiman dan budiwati….
jumat kemaren setelah pulang kantor gw ketemuan dengan seorang temen yang merasa dirinya mirip aming dis ebuah plasa yang menyebut dirinya dengan nama sebuah benda yang terbentang di langit setelah hujan turun….
gue ama temen gue itu makan di tempat makan yang jadi favorit gue karena harganya yang reasonable, rasanya yang enak, sama service dari para waitress nya yang ramah abis….
waitress di tempat makan favorit gue ini selalu senyum, dan say thank you sama semua pelangannya yang udah selesai makan dengan antusias (bahkan menurut gue berlebihan)
setelah makan, gue ama temen gue se sebuah departemen store yang mengadakan sale gila2an….
di situ gue liat beraneka jenis wanita dari nenek sampe gadis muda dengan hebohnya ngubek2 baju2 yang sale 50% sampe 70%
yang gue kasian adalah pekerjaan si neneng2 yang jaga counter yang di sale itu…
kayaknya semua orang enak banget ngubek2 dan si neneng2 pramuniaga harus terus ngerapihin dan sebelum dirapihin tentunya harus dilipet dulu….
temen gue ini untungnya setelah ngubek2 baju yang dia pengen pasti dia lipet lagi…. sehingga gue sedikit banyak bangga juga sama temen gue ini….
sebenernya yang mau gue bahas adalah seberapa sih dari kita yang kalo makan di resto ato yang belanja di toko inget untuk bilang makasih sama mamang2 dan neneng2 yang ngelayanin kita?
soalnya menurut gue pramuniaga dan waitress adalah salah satu pekerjaan yang menantang. kenapa menantang? soalnya mereka dipaksa berdiri berjam2 terus senyum, nolongin pelanggan, dan hal2 kecil lainnya….
pasti bete banget kerjaan mereka
makanya kemaren gue dan seorang kolega yang sering memberikan commentnya di blog ini sempet memikirkan gimana caranya supaya para mamang2 dan neneng2 pramuniaga di dept store tambah semangat pas kerja….
ide yang terbersit adalah menambahkan fungsi bagian informasi di departemen store yang biasanya buat manggil orang hilang dengan fungsi titip-titip salam antar pramuniaga….
seklaigus juga kirim2 lagu
kan keren tuh
hehehehe
====SIMULASI=====================================
sore hari di sebuah departement store terkemuka yang berlokasi di jantung metropolitan jakarta:
>>>tung tung tung tung (dengan nada do, mi, sol, do tinggi)
"kepada mbak lia dari counter guess, dari mbak iren di counter esprit sekali lagi kepada mbak lia dari counter guess, dari mbak iren di counter esprit, nanti siang jadi makan bareng nggak?"
>>>tung tung tung tung (dengan nada do tinggi, sol, mi, do)
terus sebuah lagu mengalun
>>>tung tung tung tung (dengan nada do, mi, sol, do tinggi)
"kepada mbak agnes dari counter pierre cardin dari mas david di contempo, sekali lagi kepada mbak agnes dari counter pierre cardin dari mas david di contempo, dengan ucapan "kok cemberut ajah? masih marah sama aku?"
>>>tung tung tung tung (dengan nada do tinggi, sol, mi, do)
terus sebuah lagu mengalun diiringi rumpian para spg yang penasaran dengan hubungan mereka berdua….
setelah lagu mengalun mulai terdengar nada tanda informasi
>>>tung tung tung tung (dengan nada do, mi, sol, do tinggi)
"itulah tadi pilihlah aku jadi pacarmu dari krisdayanti yang telah menemani belanja kita siang ini. lagu tadi dikirimkan oleh frans di counter levi’s kepada thasya di bagian informasi dengan ucapan ‘maukah kamu jadi pacarku’ ,sekali lagi dari frans di counter levi’s buat thasya di bagian infor…. AH ITU KAN SAYA…..ah saya jadi malu….maaf pelanggan dan temen2 sekalian, saya nggak nyangka bla bla bla"
terdengar nada
>>>tung tung tung tung (dengan nada do tinggi, sol, mi, do)
yang bersaing dengan suara "cieeeeeh" dari semua pramuniaga yang turut senang melihat temennya di tembak gebetannya…
================================================
ya kira2 gitu deh suasana yang bakalan terjadi…
sekian postingan kali ini yang sama nggak pentingnya
any comments?
pagi yang aneh di bekasi tanggal 8 januari 2006 mentari bersinar dengan terangnya memancarkan sinarnya dan rumah2 tampak memantulkan warna kuning lembayung dari mentari pagi. padahal awan tampak sangat kelabu….
udah gitu gue yang sudah merancang supaya moment bangun pagi ini terasa enak dengan masang 3 alarm dengan lagu oh happy day sebagai puncaknya merasa kecewa karena ternyata perut gw pagi ini mengalami mules2 yang terasa membuncah di pagi hari….
alhasil jadwal gue untuk berangkat lebih pagi terganggu karena harus menggeliat lebih lama di toilet dan juga spare waktu untuk minum teh pahit (sebuah precaution tradisional)…
setelah mencapai tempat nunggu bis yang biasanya gw langsung aja naik ketika ada mamang2 kondektur yang bilang "komdak komdak" seperti yang udah gw predikisi, bisnya penuh dan gue terpaksa harus berdiri…. inilah yang gue sebut skenario buruk dalam perjalanan ke kantor… ga dapet duduk, jalanan macet, dan perut mules… (contoh lain skenario perjalan ke kantor bisa dilihat di postingan yang berjudul patas ac 05 blok m-bekasi)
begitu gue naik bis, gue langsung menebarkan pandangan dan senyum simpatik kepada seluruh penumpang yang duduk tanpa kehilangan sorot mata sayu khas orang sakit perut yang butuh tempat duduk.. tentunya gue nggak melakukan pose itu sambil memegangi perut karena itu pose sakit perut yang paling kacangan dan eksplisit….
semua penumpang yang gue anggap potensial, gue berikan sorot mata ‘mohon tempat duduk’ diantaranya adalah seorang cewek kuliahan yang duduk deket supir, dua mbak2 karyawati, dan dua bapak2 yang duduk deket tempat gue berdiri.
kelihatannya ketiga wanita tadi sedang bergumul dengan pikiran mereka masing2 apakah mereka mau ngasih tempat duduk ke gue apa nggak… kelihatannya mereka sebetulnya pengen ngasih, tapi takut dibilang cewek gatel sama cewek2 lainnya yang juga gue berikan senyum dan pandangan sayu minta tempat duduk…..
alhasil setelah berperang dengan pikiran mereka masing2 mereka memutuskan untuk pura2 tertidur….
‘huh, taktik murahan, kalo nggak mau ngasih tempat duduk ya udah!!’ caci gue pada mereka dalam hati… padahal gue mulai keringat dingin menahan amarah perut yang membuncah (pasti gara2 makan mie aceh ekstra pedes sampe idung meler 1 setengah mangkok)
sanggupkah gue bertahan di bus menjalani skenario yang buruk ini????
setelah semakin banyak keringat dingin mengalir gw memutuskan untuk mengeluarkan pemutar mp3 gue yang tidak jadi hilang (detil kenapa nggak jadi hilang bisa dilihat di posting berjudul lost my pod-edisi komplit)
gue memutuskan untuk mendengarkan lagu2 barok yang sudah lama nggak gue dengerin…. mendekati komdak, tiba2 perasaan mules gue hilang dan berganti menjadi sebuah rasa ingin pipis yang sangat urgent… hmmm, ini sungguh sebuah misteri… gue berspekulasi
apakah ini pengaruh teh pahit ato musik barok?
soalnya musik klasik terbukti meningkatakan intelegensia spasial, apakah musik jaman barok mempengaruhi pencernaan? mana gue tau…
sampe di lift, gue ketemu seorang kolega yang termasuk sering memberikan commentnya di blog ini dan berkata "kejadian ini harus gue tulis di blog" dan dengan antusiasnya menjawab "oh iya ntar gue baca"
===========================
ps: sebenernya sebagian cerita ini adalah imajinasi gue yang berkembang ketika gue berdiri di bus dan mengharapkan tempat duduk kosong untuk mengistirahatkan tubuh gue yang menahan perut gue yang menggeliat…
nggak semua yang lu baca itu bener…. hehehe
sebenernya postingan ini adalah berita basi….
karena sudah nggak update dengan keseharian gw…
tapi berhubung para pemirsa blog gw yang budiman dan budiwati akan merasa sangat kecewa kalau ketinggalan detil terkecil dalam hidup gw, apalagi sebuah milestone seperti ini…
jadi, setelah 3 bulan yang melelahkan, akhirnya diklat programmer pegawai DJP yang gue ikutin selesai juga….
kemaren tanggal 14 desember 2006 akhirnya diklat gw resmi ditutup.
gue kira penutupan ini bakalan jadi moment yang spektakuler dimana akan didatangkan ribuan penari yang akan membentuk konfigurasi manusia bertuliskan "selamat kepada para pranata komputer" yang diteruskan dengan lantunan lagu one moment in time dari whitney houston dan cipratan kembang api spektakuler (persis olimpiade barcelona,tahun berapa yah itu???)
ternyata nggak gitu, cuman ketok palu doang
gue juga mengira bakalan jadi moment yang mengharukan dimana kami bakalan nangis2an dan berpelukan sambil membawa koper dengan iringan lagu menuju puncak versi piano dengan irama largo birama 4/4 dimulai pada ketukan ke 4,
ternyata diklat ditutup dengan sekedar ketukan palu dari bapak2 yang menyebut dirinya panitia penyelenggara diklat…
ah kenapa gue selalu membayangkan sesuatu yang dramatis dan artistik sementara kenyataannya datar2 aja….
seperti halnya waktu pembukaan diklat.. (bisa dibaca di postingan berjudul nggak semangat)
kenapa yah gue selalu membayangkan segala sesuatu dengan hiperbolis????
ini tidak boleh terjadi…
=====
situasi: di sebuah kantor, seorang anak muda berkepribadian dan berpenampilan menarik yang merepresentasikan semangat budi utomo awal abad ini dengan tapi tampilan millenium (masih jaman yah kata millenium), yang sedang mengupdate blognya membenturkan kepalanya ke tembok berkali2 sambil berkata "ini tidak boleh terjadi"
tujuannya supaya apa yang ada di otaknya terformat ulang dan ketika itu terjadi ia berkata" siapa aku? di mana aku?"
===========